{"id":2330,"date":"2021-07-16T16:16:48","date_gmt":"2021-07-16T16:16:48","guid":{"rendered":"http:\/\/main.wp\/?p=2330"},"modified":"2021-07-16T16:16:48","modified_gmt":"2021-07-16T16:16:48","slug":"tidak-puas-dengan-kebijakan-lembaga-kbm-uin-banten-gelar-aksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/2021\/07\/16\/tidak-puas-dengan-kebijakan-lembaga-kbm-uin-banten-gelar-aksi\/","title":{"rendered":"Tidak Puas dengan Kebijakan Lembaga, KBM UIN Banten Gelar Aksi"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>BANTEN<\/strong> \u2013 Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten melakukan aksi simbolik atas kebijakan lembaga yang dinilai tidak mempunyai empati terhadap mahasiswanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Spanduk bertulisan \u201cTELAH WAFAT HATI NURANI REKTORAT\u201d dibentangkan di gerbang kampus 1 UIN SMH Banten pada Jumat, (16\/7\/21).<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut dipicu karena ketidakpuasan mahasiswa atas kebijakan lembaga yang dinilai masih memberatkan mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui sebelumnya, lembaga telah memberikan kebijakan keringanan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar 20% dengan syarat melampirkan berkas permohonan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita melakukan aksi simbolik kritik terhadap lembaga, karena kami KBM UIN SMH Banten menilai kebijakan yang diberikan lembaga masih memberatkan mahasiswa,\u201d terang Presiden Mahasiswa KBM UIN SMH Banten, Faiz, kepada terkenal.co.id melalui pesan singkat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c20% dengan syarat itu masih memberatkan bagi kita, kondisi pandemi seperti ini banyak mahasiswa yang tidak mampu untuk membayar UKT,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Faiz mengatakan bahwa sebelumnya KBM UIN SMH Banten telah melakukan audiensi dengan lembaga, akan tetapi jawaban yang diberikan lembaga terkesan normatif dan tidak memuaskan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSebelumnya kita sudah mengadakan audiensi dengan lembaga, tapi jawabannya kurang memuaskan,\u201d kata Faiz.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karenanya, Faiz menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan kritik san propaganda sampai tuntutannya didengar.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita akan terus melakukan kritik dan propaganda sampai didengar oleh lembaga,\u201d tutur Faiz.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cInsya Allah tanggal 19 Juli nanti kita akan melakukan audiensi kembali dengan lembaga untuk menyampaikan tuntutanya,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Faiz juga menerangkan bahwa sampai saat ini setidaknya ada enam tuntutan yang telah dikaji dan dinilai solutif untuk mahasiswa di saat kondisi sulit seperti saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAda sekitar enam tuntutan di antaranya, pemotongan 20% tanpa syarat, orang tua PHK\/meninggal turun ke grade 1, mahasiswa semester 8-14 pemotongan 50%, perpanjangan waktu pembayaran, banding UKT untuk mahasiswa baru, dan evaluasi kuliah daring,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUntuk itu, kami harap lembaga bisa memberikan solusi terbaik untuk mahasiswa dengan memberikan kebijakan yang manusiawi,\u201d tutupnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Reporter: Hilal Alfath<br>Editor: Wilujeng Nurani<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANTEN \u2013 Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten melakukan aksi simbolik atas kebijakan lembaga yang dinilai tidak mempunyai empati terhadap mahasiswanya. Spanduk bertulisan \u201cTELAH WAFAT HATI NURANI REKTORAT\u201d dibentangkan di gerbang kampus 1 UIN SMH Banten pada Jumat, (16\/7\/21). Hal tersebut dipicu karena ketidakpuasan mahasiswa atas kebijakan lembaga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2593,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,3],"tags":[],"class_list":["post-2330","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-banten","category-daerah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2330","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2330"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2330\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/lomboknews\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}