{"id":1137,"date":"2018-10-27T07:47:11","date_gmt":"2018-10-27T00:47:11","guid":{"rendered":"https:\/\/sulur.co.id\/?p=1137"},"modified":"2018-10-27T07:47:11","modified_gmt":"2018-10-27T00:47:11","slug":"menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/","title":{"rendered":"Menunggu Keadilan untuk Warga Syiah Sampang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">TRAGEDI pengusiran warga Syiah di Sampang berpuncak pada 20 Juni 2013. Tahun-tahun sebelumnya, 2011-2012, menjadi masa paling genting. Mereka mendapat serangan kekerasan, pembakaran rumah bahkan pembunuhan dari kelompok mayoritas. Setelah penyerangan, warga Syiah diungsikan di GOR Sampang selama sepuluh bulan dengan alasan untuk menjaga stabilitas keamanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama waktu pengungsian, keamanan yang dijanjikan\npemerintah tidak pernah mereka dapatkan dan hanya menjadi alasan politis hingga\nakhirnya tempat pengungsian baru terus menjauh sampai Rusunawa Jemundo di\nSidoarjo. Petaka di Sampang dalam penelitian-penelitian dijelaskan tidak hanya\nmemuat alasan tunggal pertentangan teologis. Tapi, ada sekian alasan terkait\nyang mengerahkan terjadinya pembakaran dan pengusiran warga Syiah mulai dari\nfaktor ekonomi, politik, perebutan pengaruh keagamaan, penistaan agama sampai\npersoalan keluarga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buku <em>Di Balik Dinding\nRusunawa<\/em> yang digarap oleh tiga penulis menghindar dari sekian pembahasan\nyang banyak dilakukan peneliti. Berdasar liputan investigasi dan wawancara\npenulis di rusunawa, buku melaporkan situasi rumah susun sebagai ruang\npengungsian, dan pengakuan warga selama menempati sampai batas waktu yang tidak\ndiketahui. Di rumah susun, warga Syiah Sampang sulit beradaptasi dengan ruang\nbaru yang dipilih-paksakan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konstruksi bangunan seperti rumah susun membuat warga Syiah\nmenderita secara sosiologis-psikologis. Tidak ada halaman luas yang mampu\nmenampung lincak sebagai ruang guyub seperti yang biasa mereka nikmati di\nkampung. Setiap kamar berhadapan dengan kamar lain. Akhirnya, sering mereka\nmemaksa-cipta beberapa sudut rusunawa serupa ruang di kampung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu yang membuat pembaca turut merasakan \u2018penciptaan\nkampung\u2019 adalah saat penulis melaporkan di lantai dasar rusunawa dijumpai\nbeberapa kandang ayam yang sengaja diternak warga Syiah. Ternak tentu tidak\nhanya sebagai tambahan penghasilan tapi ternak telah menjadi roh kehidupan\nmereka. Ternak membawa gagasan keseharian hidup mereka sebagai warga kampung yang\ntidak bisa diceraikan dari hewan, ladang, sawah dan tetumbuhan. Ternak ayam\nmenjadi usaha paling gampang menghadirkan detak batin kampung saat mereka\nsadar, tak ada lahan kosong di sekitar meski sejengkal yang bisa ditempati\nuntuk menanam, panen, juga berteduh. Kita bisa menyebut ektase ketuhanan bagi\nwarga kampung tidak hanya terjadi pada saat mereka melaksanakan ibadah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada perpaduan dan jalinan bersama ruang, semesta alam yang\nmembuat orang mengalami misteri hidup tak terjelaskan. Alam rusunawa tidak\nmemberikan misteri hidup itu. Sebaliknya, mereka justru dipaksa hidup di kota,\nmenjauh dari suara sapi, ternak hewan&nbsp;\nlain dan segala harmoni kehidupan kampung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Persoalan ekonomi menjadi alasan lain. Sebagai kaum tani,\nmereka mengalami kepelikan budaya setelah sampai di Sidoarjo. Di kota, mereka\nharus mencari penghidupan dengan menjadi buruh di pabrik tapi tidak semuanya\nbisa beradaptasi. Kita simak kegelisahan warga di halaman 26:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIni kan orang-orang yang ada di sini rata-rata petani,\nbukan pedagang, jadi mau melangkah ke perdagangan itu kayak gimana, jadi\ncanggung. Kecuali yang muda, yang baru nikah, bisa usaha ke luar, berdagang,\njual makanan atau apa\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat warga menceritakan kepedihan selama tinggal di\nrusunawa, Pemerintah Jawa Timur justru mengatakan sebaliknya. Mereka mengaku\nberhasil sekaligus menganggap usaha perlindungan telah maksimal dijalankan\ndengan pemberian tunjangan hidup (Jadup) dan rusunawa yang diberikan pada warga\nSyiah. Kita bisa menyebut, pemerintah hanya menyediakan akses bertahan hidup\ndan mengabaikan perlindungan mental dan hak-hak warga. Artinya bagi pemerintah,\nfasilitas tempat tinggal yang telah tersedia dan terpenuhi, dianggap memberi\nrasa aman-nyaman kepada warga daripada bertahan di kampung dengan penuh\nancaman. Bahkan, salah satu perwakilan pemerintah mengatakan (hal, 36): \u201cdengan\nuang bantuan dan bekerja di kelapa pendapatan mereka jauh lebih besar daripada\nwaktu di Sampang Madura. Jadi bisa dikatakan mereka lebih bahagia tinggal di\nrusunawa daripada harus kembali ke Sampang yang pekerjaannya tidak jelas.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembaca boleh sejenak berhenti, memberi jeda berpikir pada\npernyataan-pernyataan pemerintah yang terus mencampakkan hak-hak warga.\nPemerintah mendefinisikan kebahagiaan dengan pemenuhan fasilitas rusunawa dan\nlogika kerja ekonomi kota bukan dengan adab, etika hidup yang dihayati warga.\nMaka tak heran saat sebagian warga mengakui: \u201cnyaman <em>gimana<\/em>, ini tempatnya orang, <em>ndak<\/em>\nbebas. Kalau di tempat sendiri di Madura ya enak meskipun makannya singkong <em>aja<\/em> enak, kalo di sini meskipun makannya\nikan tetap <em>nggak<\/em> enak. Masih <em>enakan<\/em> di Madura.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Muhammad Al-Fayyadl, pemberi epilog buku ini menyampaikan\npendapatnya tentang perlakuan pemerintah terhadap warga Syiah Sampang. Pertama\ntentang kesepakatan pengungsian yang semula dipahami sebagai alasan darurat\npada masa pengusiran dan pembakaran rumah.&nbsp;\nNamun menjadi pengungsian secara permanen. \u201cPengungsian\u201d berasal dari\nkata \u201cungsi\u201d,&nbsp; bisa kita baca bersama\nartinya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) cetakan dan edisi ketiga\ntahun 2005:&nbsp; \u201cpergi menghindarkan\n(menyingkirkan) diri dari bahaya atau menyelamatkan diri (ke tempat yang dirasa\naman)\u201d. Contoh yang diajukan dalam kamus adalah banjir yang menunjuk pada\nperistiwa sementara bukan permanen. Tapi bagaimanapun, pengungsian warga Syiah\nSampang dikekalkan pemerintah dengan alasan klise: demi menjaga keamanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alasan kedua yang diajukan Al-Fayyadl adalah pada tataran\nkeagamaan. Pengungsian secara permanen sebagai kebijakan menjadi pelanggaran\nterhadap tiga prinsip terkait kemaslahatan umum dalam ajaran Islam. Tiga\nprinsip pokok meliputi pemeliharaan jiwa, harta dan akal. Pengungsian warga\nSyiah Sampang di rusunawa menjadi tindakan pemiskinan struktural, penderitaan\nmental dan psikis sekaligus hilangnya jaminan perlindungan harta yang\nditinggalkan di kampung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tiga prinsip yang dilanggar ini berakibat fatal pada beragam\nsoal mulai dari tidak terpenuhinya kebutuhan dasar seperti tempat dan konsumsi\nyang sehat sampai pada pembebasan dari depresi dan trauma utamanya bagi kaum\nibu dan anak-anak. Tentu yang paling pelik adalah pemenuhan pendidikan yang\nlayak untuk anak-anak. Anak-anak menjadi korban politik pemerintah, politik\nkeagamaan kaum dewasa yang \u201ctidak dewasa\u201d. Rusunawa memang memiliki pintu dan\njendela terbuka tapi situasi dan kondisi rusunawa tak membebaskan warga dari\ntrauma serangan dan sergapan rindu pada kampung. Rusunawa sama durja dengan\npenjara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mendekati satu dekade pengusiran warga Syiah Sampang tidak\nhanya membuktikan ketidakbecusan pemerintah melindungi hak-hak warganya. Lebih\ndari itu, konflik Syiah Sampang menjelaskan ketidakpedulian tokoh masyarakat,\nulama, dan publik terhadap nasib warga Syiah di rusunawa Jemundo.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita pun sulit mengamalkan yang dicita-citakan M. Quraish\nShihab (2007) agar Sunnah-Syiah bergandengan tangan. Bergandengan tangan\nmenurut Quraish Shihab bukan untuk melebur identitas. Yang Sunni tetap Sunni\ndan yang Syiah tetap Syiah. Namun, keduanya berjalan seiring mengarah ke depan\nmenuju kejayaan umat dan bangsa. Kesatuan dan persatuan menjadi salah satu\ntujuan utama ajaran Islam, cerminan dan implikasi dari ajaran tauhid. Tauhid\nsebagaimana ajaran Alquran yang dikutipnya melahirkan aneka kesatuan, salah\nsatu di antaranya adalah kesatuan umat bahkan kesatuan kemanusiaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, kita terus meragu masa depan warga Syiah Sampang di\nSidoarjo. Pemulangan mereka ke Sampang sulit menjadi bagian dari janji-janji\npolitik daerah Jawa Timur juga nasional. Nafsu politik yang diejawantahan lewat\njanji-janji untuk pulau Madura selalu menyasar infrastruktur dan mengabaikan\n\u2018pembangunan\u2019 kultur, mental pendidikan, sosial dan kebhinekaan yang sekarang\nnyaris ditinggalkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di masa mendatang, Madura memang akan terus tumbuh dengan\npembangunan dan pengembangan dalam berbagai bidang, mulai ekonomi, kesehatan\nsampai pendidikan. Tapi \u2018kemajuan-kemajuan\u2019 Madura tetap disangsikan berpihak\npada keadilan dan kemanusiaan. Umat Madura akan lebih berterima yang asing\ndatang, tumbuh dan hidup bersama mereka menyemai kemodernan Madura dan abai\npada saudara, kerabat sendiri. Duh Gusti!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Pernah dimuat di https:\/\/alif.id<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TRAGEDI pengusiran warga Syiah di Sampang berpuncak pada 20 Juni 2013. Tahun-tahun sebelumnya, 2011-2012, menjadi masa paling genting. Mereka mendapat serangan kekerasan, pembakaran rumah bahkan pembunuhan dari kelompok mayoritas. Setelah penyerangan, warga Syiah diungsikan di GOR Sampang selama sepuluh bulan dengan alasan untuk menjaga stabilitas keamanan. Selama waktu pengungsian, keamanan yang dijanjikan pemerintah tidak pernah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1710,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-1137","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-resensi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>syiah adalah syiah indonesia syian sunni syiah di indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"syiah adalah, syiah indonesia, syiah iran, syiah dan sunni, syiah kuala, syiah kuala, syiah kuala university, syiah bukan islam, syiah surabaya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"syiah adalah syiah indonesia syian sunni syiah di indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"syiah adalah, syiah indonesia, syiah iran, syiah dan sunni, syiah kuala, syiah kuala, syiah kuala university, syiah bukan islam, syiah surabaya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Toko Buku Sulur\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/facebook.com\/amrinz\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-10-27T00:47:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-content\/uploads\/sites\/44\/2018\/10\/syiah-foto.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"754\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"474\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Twice Fans\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@https:\/\/twitter.com\/amrinz\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Twice Fans\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Twice Fans\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6e8391dcae4798d533e1899589664b10\"},\"headline\":\"Menunggu Keadilan untuk Warga Syiah Sampang\",\"datePublished\":\"2018-10-27T00:47:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/\"},\"wordCount\":1105,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/44\\\/2018\\\/10\\\/syiah-foto.png\",\"articleSection\":[\"Resensi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/\",\"name\":\"syiah adalah syiah indonesia syian sunni syiah di indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/44\\\/2018\\\/10\\\/syiah-foto.png\",\"datePublished\":\"2018-10-27T00:47:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6e8391dcae4798d533e1899589664b10\"},\"description\":\"syiah adalah, syiah indonesia, syiah iran, syiah dan sunni, syiah kuala, syiah kuala, syiah kuala university, syiah bukan islam, syiah surabaya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/44\\\/2018\\\/10\\\/syiah-foto.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/44\\\/2018\\\/10\\\/syiah-foto.png\",\"width\":754,\"height\":474},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/2018\\\/10\\\/27\\\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menunggu Keadilan untuk Warga Syiah Sampang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/\",\"name\":\"Toko Buku Sulur\",\"description\":\"Hanya Lombok Media situs lain\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6e8391dcae4798d533e1899589664b10\",\"name\":\"Twice Fans\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/abed8a8a5e0510264ad42ec12b92b7dffca7d9cc3ec14dddfae414d9822df4b7?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/abed8a8a5e0510264ad42ec12b92b7dffca7d9cc3ec14dddfae414d9822df4b7?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/abed8a8a5e0510264ad42ec12b92b7dffca7d9cc3ec14dddfae414d9822df4b7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Twice Fans\"},\"description\":\"Aku seorang kapiten, mempunyai pedang panjang, kalau berjalan, prok prok prok! Gambar disamping di upload di profile. Bisa juga pakai gravatar.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/lombokmedia.web.id\",\"https:\\\/\\\/facebook.com\\\/amrinz\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/amrinz\",\"https:\\\/\\\/linkedin.com\\\/amrinz\",\"https:\\\/\\\/pinterest.com\\\/amrinz\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/https:\\\/\\\/twitter.com\\\/amrinz\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\\\/tokobuku\\\/author\\\/amrinz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"syiah adalah syiah indonesia syian sunni syiah di indonesia","description":"syiah adalah, syiah indonesia, syiah iran, syiah dan sunni, syiah kuala, syiah kuala, syiah kuala university, syiah bukan islam, syiah surabaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"syiah adalah syiah indonesia syian sunni syiah di indonesia","og_description":"syiah adalah, syiah indonesia, syiah iran, syiah dan sunni, syiah kuala, syiah kuala, syiah kuala university, syiah bukan islam, syiah surabaya","og_url":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/","og_site_name":"Toko Buku Sulur","article_author":"https:\/\/facebook.com\/amrinz","article_published_time":"2018-10-27T00:47:11+00:00","og_image":[{"width":754,"height":474,"url":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-content\/uploads\/sites\/44\/2018\/10\/syiah-foto.png","type":"image\/png"}],"author":"Twice Fans","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@https:\/\/twitter.com\/amrinz","twitter_misc":{"Written by":"Twice Fans","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/"},"author":{"name":"Twice Fans","@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/#\/schema\/person\/6e8391dcae4798d533e1899589664b10"},"headline":"Menunggu Keadilan untuk Warga Syiah Sampang","datePublished":"2018-10-27T00:47:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/"},"wordCount":1105,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-content\/uploads\/sites\/44\/2018\/10\/syiah-foto.png","articleSection":["Resensi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/","url":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/","name":"syiah adalah syiah indonesia syian sunni syiah di indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-content\/uploads\/sites\/44\/2018\/10\/syiah-foto.png","datePublished":"2018-10-27T00:47:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/#\/schema\/person\/6e8391dcae4798d533e1899589664b10"},"description":"syiah adalah, syiah indonesia, syiah iran, syiah dan sunni, syiah kuala, syiah kuala, syiah kuala university, syiah bukan islam, syiah surabaya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/#primaryimage","url":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-content\/uploads\/sites\/44\/2018\/10\/syiah-foto.png","contentUrl":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-content\/uploads\/sites\/44\/2018\/10\/syiah-foto.png","width":754,"height":474},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/2018\/10\/27\/menunggu-keadilan-untuk-warga-syiah-sampang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menunggu Keadilan untuk Warga Syiah Sampang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/#website","url":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/","name":"Toko Buku Sulur","description":"Hanya Lombok Media situs lain","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/#\/schema\/person\/6e8391dcae4798d533e1899589664b10","name":"Twice Fans","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/abed8a8a5e0510264ad42ec12b92b7dffca7d9cc3ec14dddfae414d9822df4b7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/abed8a8a5e0510264ad42ec12b92b7dffca7d9cc3ec14dddfae414d9822df4b7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/abed8a8a5e0510264ad42ec12b92b7dffca7d9cc3ec14dddfae414d9822df4b7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Twice Fans"},"description":"Aku seorang kapiten, mempunyai pedang panjang, kalau berjalan, prok prok prok! Gambar disamping di upload di profile. Bisa juga pakai gravatar.","sameAs":["https:\/\/lombokmedia.web.id","https:\/\/facebook.com\/amrinz","https:\/\/instagram.com\/amrinz","https:\/\/linkedin.com\/amrinz","https:\/\/pinterest.com\/amrinz","https:\/\/x.com\/https:\/\/twitter.com\/amrinz"],"url":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/author\/amrinz\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1137","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1137"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1137\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1710"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jasapembuatanwebsitewordpress.lombok.my.id\/tokobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}